Wings [5]

poster-wings

Poster oleh Pinkash Design.

Telah diterbitkan di Wattpad.

Inspired by BTS’ newest album ‘Wings’.

Sebelumnya di [4]. Lie


[5]. Stigma

Makan malam berikutnya terjadi dua minggu setelah makan malam pertama mereka.

“Saya tidak tahu kalau Anda senang makan di sini,” Seol berkomentar saat mereka duduk dan memesan makanan di pojangmacha.

“Aku sering menemani Hoseok makan di sini,” sahut Yoongi membuat gadis itu terkejut.

He speaks banmal to her!

Menyadari Seol diam saja, Yoongi mengangkat alis. “Katamu kita teman, ‘kan? Teman tidak bicara dengan temannya memakai jeondaemal,” ujarnya.

Seol tertawa kecil, lalu membiarkan Yoongi menuangkan segelas soju untuknya. Ia tidak menolak dan berkata jujur bahwa sebenarnya ia tidak menyukai alkohol. Toleransi tubuh Seol rendah terhadap minuman itu. Yoongi menertawakannya dan memberitahu bahwa Jungkook dan Taehyung juga memiliki masalah yang sama seperti dirinya. Malam itu, Yoongi banyak cukup bicara sampai Seol melihat bekas luka di pergelangan tangannya.

“Maaf,” Yoongi menarik lengan blazer.

“Aku juga punya,” Seol mengaku tiba-tiba. “Removed by plastic surgery.”

Seakan tidak terpengaruh, Yoongi kembali menenggak soju-nya. “Kamu malu?”

Seol tersenyum sinis. Sekretaris Kim tak suka.

Tidak ada jawaban apa pun dari Yoongi.

Kali ini Seol sudah tidak punya alasan untuk memaksa Yoongi makan malam bersama lagi. Mereka berpisah dengan anggukan dan ucapan terima kasih.

Suasana hati Seol mendadak menjadi buruk. Entah mengapa ia terus-menerus teringat pada bekas luka Yoongi. Melihat bekas luka itu seperti melihat cerminan dirinya sendiri. Ia merasa bersalah. Ia telah memanfaatkan lelaki itu dan teman-temannya sebagai bagian dari rencananya untuk mempertahankan LC.

Suasana hatinya semakin buruk. Apalagi ketika ia melihat Nyonya Besar menyambut kepulangannya. Ia persis terlihat seperti tipikal pemeran wanita jahat dalam drama-drama makjang. Dandanan mewah, pakaian mahal dan segelas anggur. Seol berjalan saja melewatinya tanpa menyapa.

“Aku tak tahu kalau kau begitu frustasi, Seol, sampai memilih cara rendahan seperti itu,” ujarnya sinis. “Beritahu ibumu ini, apa rasanya digilir tujuh pria sekaligus?”

Seol mengepalkan tangan. “At least, it worked, wasn’t it? They voted against you,” tukasnya.

Nyonya Besar tersenyum licik. “Oh, kau sudah bisa melupakan apa yang terjadi pada tunanganmu, ya?”

Tanpa menjawab, ia pergi ke kamarnya.

She almost forget.

Almost.

Stigma is a mark of disgrace that sets a person apart—credits to Mental Health Commission.

-to be continued-

©2017 qL^^

Advertisements

3 thoughts on “Wings [5]

  1. KIKI. SAYA. BUTUH. KEJELASAN. TUNANGANNYA SEOL SIAPA LAGI INI HADOHHHHHH :(((((( btw sama lukanya yoongi aaaaaaa terus si nyonya besar ini tinggalnya berarti serumah sama seol kan ya? Ga sabar lanjutannyaaaa huhu :((( oiya ama lukanya seol juga! Omg omg omg. Si nyonya jahat banget sih -_- digilir 7 anjay language mom, language heuheu. Ayo eonni lanjuuuut (lalu digampar kiki, hahahah)

    Like

    1. MAAFKAN KUBARU BALAS DAN BARU UPDATE HUHUHU. real life really hectic this week
      iyaa si nyonya tinggal serumah, makanya mereka tuh kayak dua kubu dalam istana besar. nyonya mah emang gitu mulutnya nyinyir.
      wkwkwk, makasih ya chingu udah mampir #sendflyingkiss

      Like

Your Review, Please....?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s