*JinHye Series* The Perks of Being Med Student’s Boyfriend

a stand alone series fan fiction about Hyeki and Jinki

about turbulence at the job

JHS

The Perks of Being Med Student’s Boyfriend

Ketika Lee Onew pertama kali memutuskan untuk mengakui perasaannya pada Park Hyeki, dia sudah siap dengan segala konsekuensi hubungan mereka. Bahwa dia akan sangat diawasi oleh Leeteuk hyung dan Minho, mereka akan sulit bertemu dengan kesibukan, jadwal dan jarak yang membentang di antara mereka, dan bahwa betapa profesi mereka berbeda. Seorang aktor dan idol bersama seorang calon dokter.

Onew tidak akan mempermasalahkan itu. Dia mengerti, teramat mengerti. Maka ketika SMTown mengadakan konser di New York, Onew sungguh merasa sangat beruntung bisa meluangkan waktu untuk bertemu Hyeki. Mereka makan malam bersama di apartemen Hyeki, mencari privasi.

Tapi Hyeki terlihat berbeda.

Onew bisa merasakannya.

Hyeki tertawa, tapi begitu tawanya selesai ekspresi kosong akan menggantikan tawa di wajahnya. Hyeki mendengarkan dan merespon semua perkataan Onew tapi di antara jeda kalimat, matanya menerawang jauh. Berkali-kali Onew menangkap gadisnya terpaku, menatap kedua tangannya dengan sendu.

Dan Onew sungguh tak tahan melihat Hyeki terus begitu.

“Hei,” Onew menangkup kedua tangan Hyeki dalam telapak tangannya yang jauh lebih besar.

Hyeki tersentak kaget, menatap Onew.

“Ada apa?” tanya Onew pelan.

Hyeki menggeleng cepat. “Tidak apa-apa, sungguh. Hanya berpikir,” sahutnya.

Onew tahu Hyeki bisa melihat ketidakpercayaan dari mata Onew sehingga gadis itu berpaling, menghindari kontak mata dengannya. Dengan lembut, Onew memaksa gadis itu kembali menatapnya.

“Ayolah, aku hanya di sini untuk beberapa jam. Kau tidak mau berbagi sedikit?” tawar Onew sembari tersenyum lebar.

Helaan nafas Hyeki lolos begitu saja. Dia kembali menatap telapak tangannya yang kini digenggam Onew. Menimbang. Berpikir.

Just hug me,” kata Hyeki. Ada nada putus asa, lelah dan memohon dalam suaranya, seolah-olah gadisnya bisa terpuruk kapan saja. “Please….”

Tanpa berpikir dua kali, Onew sudah merengkuh Hyeki dalam pelukannya. Dibiarkannya lengan Hyeki memeluk lehernya erat. Onew bisa merasakan wangi parfum Hyeki, something sweet and innocence.

A patient died today. In operation room. With me, as the surgeon assistant….

Suara Hyeki bagai desau angin, samar meski dalam keheningan.

Me. The one who broke the news to her family. The mother hugged me for long, still said thank you even if I couldn’t save her daughter, oppa…

Diam. Onew membiarkan Hyeki meneruskan ceritanya.

“Could you imagine how guilty I am…”

Di saat kalimat terakhir itu terucap, Onew merasa bahunya mulai basah. Apa yang harus dikatakannya? Dia jelas tidak bisa membayangkan seberapa besar rasa bersalah Hyeki pada si pasien atau keluarganya. Apa yang harus dikatakannya? Dia tidak bisa mengatakan sesuatu yang kosong hanya demi Hyeki.

Calm down and take a deep breath,” instruksi Onew pada Hyeki dengan lembut. “Kau bisa menangis sepuasnya malam ini, Hyeki. Tapi ingat, besok lusa kau harus terlihat kuat di hadapan pasienmu. Mereka membutuhkanmu, sama seperti si ibu yang berterima kasih padamu.”

Perlahan, Onew melepaskan pelukan mereka. Tangannya terangkat menuju wajah Hyeki, menghapus bekas air mata di sudut mata dan pipi gadis itu dengan ibu jarinya.

“Kau masih punya banyak kesempatan menyelamatkan orang lain, Hyeki-ya.”

Senyum samar muncul di wajah Hyeki bersamaan dengan cengiran lebar di wajah Onew.

Sekarang Onew tahu, ketika Hyeki terlihat lelah atau bersedih, mungkin itu karena dia baru saja ditegur chief residen atau mendapatkan komplain dari keluarga pasien atau tidak berhasil menyelamatkan pasien di ruang operasi. Yang perlu Onew lakukan hanyalah memberi gadisnya ‘comfort hug‘ dan Hyeki akan kembali tersenyum seperti semula.

Kembali menjadi Hyeki yang membuatnya jatuh hati.

Onew bisa merasakannya.

 -Fin-

A.N : Based on personal experiences hiiks but unfortunately I don’t meet someone like Onew yet /sad/

Review, please? 

qL^^

Advertisements

Your Review, Please....?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s