Seribu Burung Kertas

Seribu Burung Kertas

Late February, 20.00 KST

Salju sudah berhenti turun, namun udara masih saja dingin. Hyeki menghela nafas dalam-dalam, menaikkan suhu pemanas ruangan. Lalu kembali menatap netbook-nya yang menampilkan halaman news online negaranya. Hyeki mengarahkan kursor ke bagian berita kesehatan sebelum dia melihat sebuah berita yang membuat matanya terbelalak lebar.

Hyeki mengucek matanya beberapa kali, memastikan dia tidak salah baca.

Benar, dia tidak salah baca. Hyeki terdiam. Air matanya tiba-tiba mengumpul di kelopak matanya.

He showed up in front of her, just to know how well she lived

but the girl just never realized that the boy was in worse condition than her

Apa kalau dia menangis keadaannya akan membaik?

Hyeki marah, marah pada dirinya sendiri karena tidak tahu menahu. Hyeki melipat origami yang diraihnya tanpa sadar dengan ragu, tangannya menuntunnya membentuk burung kertas. Burung kertas artinya menunggu dan mengingatkannya pada namja itu. Dan air mata itu megalir tanpa ragu.

She is missing him now, her O.

* * *

At the same time

Onew menahan sakit saat dokter memeriksa cedera pergelangan kakinya. Dokter mengomel panjang lebar mengenai keadaan kakinya yang dipaksa berjalan padahal dia belum pulih sempurna dari cedera.

Onew hanya tersenyum kecut. Dia harus melihat gadis itu makanya dia harus nekat, memaksa diri menekan pedal mobil dengan kakinya yang sakit. Tidak masalah asal mereka bertemu, walaupun itu bukan pertemuan yang baik.

He just worried for her.

He knows she isn’t in very well condition

But the worst is he just never realize that the girl is more worried than himself

Such a pabo, Onew, rutuknya dalam hati. Gadis kecil lewat di depan ruang dokter, menjatuhkan burung kertas di depan pintu saat berlari mengejar eomma-nya. Onew yang baru keluar menemukannya dan memungutnya. Dia tersenyum tipis.

Will she understand him?

* THE END*

AN : where is the thousand paper bird? They are making it now #kidding

Really galau. No offense. 

NO PLAGIATOR!!

Advertisements

One thought on “Seribu Burung Kertas

Your Review, Please....?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s