Happy Mothers Day!!

* * *

Sosok wanita anggun itu duduk di depan perapian. Salju mulai turun di luar sana. Suaminya belum pulang karena laporan akhir tahun yang menumpuk untuk diselesaikan di perusahaaan. Wanita itu sendiri sekarang sedang mempelajari laporan akhir tahun yang harus dieditnya. Ya, wanita itu juga bekerja.

Telepon di dekat sofa berdering. Wanita itu bergegas mengangkatnya.

Yobseyo?” sapanya.

“Nyonya Park?” tanya si penelepon.

“Ne, saya sendiri,” jawabnya, tentu saja. Hanya ada dia sendiri di rumah itu.

“Aku ingin mengingatkan jadwal arisan kita sebelum tahun baru.”

“Oh, aku sudah tahu. Jihyun sudah memberitahuku,” jawab Ny. Park.

“Ah, kalau begitu syukurlah. Kamsahamnida,” ujar si penelepon mengakhiri pembicaraannya. Mrs. Park meletakkan kembali gagang telepon ke tempat semula. Beliau memang mengharapkan telepon, tapi bukan untuk mengingatkannya soal arisan. Mrs. Park menghela nafas, memutuskan lebih baik mulai memasak makan malam.

Di dapur, sembari menunggu kimchi jiggaenya matang, Mrs. Park memandang dapurnya miris. Dulu dapur yang berhubungan langsung dengan ruang makan ini selalu dipenuhi celotehan ramai anak-anaknya, In-Young, Jungsoo, dan Hyeki. In-Young yang selalu bicara dengan nada mendominasi adik-adiknya, Jungsoo yang sopan dan Hyeki yang manja. Mrs. Park tersenyum sendiri mengingat tingkah anak-anaknya.

Tapi itu dulu, saat mereka masih kecil, jauh sebelum mereka mandiri. Mrs. Park sadar, anak-anaknya sudah mulai mandiri. InYoung sudah bekerja dan dalam beberapa tahun lagi, dia akan segera menikah. Jungsoo sudah sukses dengan boybandnya, 12 laki-laki tampan yang memiliki fans di seluruh dunia. Hyeki yang bekerja ekstra keras untuk masuk fakultas kesehatan, menempuh jalur berbeda dengan eonni dan oppa-nya. Ketiganya tinggal jauh darinya dan tidak bersama-sama. InYoung tinggal bersama Hyeki dan Jungsoo tinggal di dorm walaupun di satu kota yang sama. Mrs. Park mengusap bagian bawah matanya yang basah. Dia merindukan anak-anaknya.

“Hey, kau menangis, yeobo?” panggil seseorang. Mr. Park sudah berdiri di dekatnya, menatap anaenya yang matanya basah.

“Eh, aniyo. Aku ingat anak-anak, tanpa sadar jadi begitu,” jawab Mrs, Park. Lalu membantu melepaskan coat Mr. Park yang ditempeli salju. “Kenapa kau masuk diam-diam begitu?” tanyanya lagi.

Mr. Park tertawa. “Aku sudah memanggilmu, tapi kau hanya diam dan menangis. Wae geuraeyo?” tanyanya.

“Ani, sudah 6 bulan tidak melihat mereka, aku merindukan mereka,” jawab Mrs. Park.

Mr. Park tersenyum misterius, “ikatan batin itu memang kuat,” gumamnya.

“Huh, kau bilang apa?” tanya Mrs. Park bingung. Mr. Park tidak menjawab, malah membimbing istrinya menuju halaman depan rumah yang diselimuti salju dan di sana tiga sosok berdiri menunggunya.

Eomma~” panggil mereka kompak. Mrs. Park mengerjap, apakah dia salah lihat? Ketiga sosok itu mendekatinya.

Eomma, masa melihat putra-putrimu yang cantik dan tampan ini seperti melihat hantu,” protes InYoung tidak terima. “Bogoshipoyo,” tambahnya lagi lalu memeluk Mrs. Park yang masih belum merespon.

“Aigoo~ eomma, jangan seperti itu. Jeongmal bogoshipoyo eomma,” ujar Jungsoo ikut memeluk Mrs. Park dan beberapa detik kemudian Hyeki ikut bergabung memeluk Mrs. Park dengan penuh sukacita.

Mrs. Park melepaskan pelukannya. “Ini benar-benar kalian?” tanyanya tak percaya.

Ketiganya hanya mengangguk dan air mata Mrs. Park mulai turun karena terharu.

Eomma, uljimayo,” ujar Hyeki pelan sambil kembali memeluk eommanya. Dan mereka kembali berpelukan, hingga tiba-tiba Mr. Park yang sedari tadi diacuhkan tergopoh-gopoh menuju dapur.

Yeobo!! Kau lupa mematikan kompor!!” teriaknya dari dalam rumah.

Mrs. Park, Hyeki, InYoung dan Jungsoo tertawa. Sambil masih berpelukan, mereka masuk ke dalam rumah.

“Yaah, padahal kan aku ingin makan masakan eomma,” keluh Hyeki penuh penyesalan, setelah mereka melepaskan pelukan. Hyeki menghempaskan tubuhnya di sofa di samping Jungsoo.

“Baiklah, kalau begitu eomma akan masak, ayo ladies, bantu eomma,” ujar Mrs, Park.

InYoung mengangguk, lalu melemparkan pandangan mautnya pada Hyeki. “Ayo, kau harus ikut juga,” perintahnya.

“Shil-eo,” ujar Hyeki sambil mehrong. “Aku kan tidak bisa masak.”

“Sudah, sana ke dapur,” perintah Jungsoo sambil mendorong tubuh Hyeki dari sofa.

“Semuanya saja ke dapur,” ujar Mr. Park dan akhirnya seluruh keluarga Park malah berkumpul di dapur sambil mengobrol.

“Kenapa tidak bilang kalau kalian akan kemari?” omel Mrs. Park sambil memotong bawang.

“Kejutan,” sahut Jungsoo ringan sambil memakan apel dengan Hyeki dan Mr. Park di meja makan, sementara InYoung merebus daging.

“Kau tahu dan tidak memberitahuku?” omelnya lagi pada nampyeonnya.

“Aku hanya mengikuti keinginan anak-anak,” ujar Mr. Park membela diri.

“Ne, jangan marahi appa, eomma,” komentar Hyeki.

Mrs. Park mulai mengeluarkan ceramahannya lagi (?). “Hyeki-ya dan Jungsoo-ya, kalian berdua kurusan, eomma sudah bilang kan untuk makan yang benar.”

“InYoungie, jaga kedua adikmu baik-baik ya.”

Ne, ne, ne,” ketiganya menjawab tanpa minat.

“Eh, ngomong-ngomong. Selamat hari ibu, eomma. Saranghaeyo~,” ujar Hyeki sambil membuat tanda hati di atas kepalanya dengan tangan.

Mrs. Park tersenyum. Rumahnya terasa hangat bila semua anggotanya berkumpul dengan lengkap.

FIN-

A.N : annyeoong~ abis ujian, aku tiba2 malah nulis oneshot ini. hanya dalam 30 menit dengan sekali edit, semoga typonya gak banyak. FF ini mengingatkan aku betapa kaangennya sama rumah dan sama keluarga. TT.TT

Aku angkat tema ini karena keidean abis smsin mamaku, hehe. Kenapa cast-nya keluarga Park? Karena yang bisa aku bayangin cuma itu, hehe.

For all best mothers in the world, Happy mothers day. Mungkin hari ini gak spesial, tapi aku bisa ngebayangin kok, pasti ibu kalian senang kalau kalian ngucapin ke beliau walaupun cuma sekedar sms.

Love you mom, always :*

Comments and likes are loved.  NO SR. No Plagiator. 

Advertisements

Your Review, Please....?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s