.:SungYan Couple Series:. SooYan’s Black Knight

Annyeong~ setelah hiatus seminggu, akhirnya ngepost lagii.

Happy Reading yeorobeuun (^_^)

* * *

Musim semi semakin dekat. SooYan, Yesung, HyeKi dan Ryeowook semakin sibuk mempersiapkan drama musical musim semi mereka. Hari ini SooYan sedang mengecek kardus-kardus berisi properti, memastikan mereka tidak kehilangan atau kekuarangan properti apa pun menjelang hari H.

SooYan membongkar kardus itu satu persatu dibantu beberapa kru lainnya, tangan kirinya memegang kertas berisi catatan kardus-kardus yang beralaskan papan, sementara tangan kanannya memegang pulpen, mencatat, menyilang atau membulatkan huruf-huruf yang ada di catatan tersebut. SooYan menghela nafas, mengingat seharusnya ada Yesung di sini, membantunya. Tapi namja itu entah menghilang kemana.

“Annyeong SooYan ah,” suara seorang namja membuat SooYan menoleh. Senyumnya langsung merekah.

“Oh, Woong ah, annyeong,” balas SooYan sambil tersenyum senang.

Dae Woong aka Lee Seung Gi mendekati SooYan sambil membawa jus kaleng. “Igoe, minumlah. Kau kelihatan lelah,” ujarnya pada SooYan.

SooYan tersenyum lagi. “Ah, gomawo.”

Dae Woong mengedarkan padangannya ke sekeliling mereka. Mereka sekarang sedang berada di gudang belakang panggung, tempat kostum, kardus-kardus property dan alat-alat lain yang digunakan saat drama disimpan. Sementara SooYan membuka pengunci kaleng dan minum.

“Ah, bukankah Yesung-ssi harusnya ikut membantumu?” tanya Dae Woong.

SooYan tersenyum tipis. “Ne, tapi dia menghilang entah dimana sekarang. Kau juga bukannya harusnya latihan di panggung?”

“Ani. Sekarang bukan giliranku. Ayo, ikut menonton aku latihan,” ujar Dae Woong sambil menarik tangan SooYan menuju pintu ke panggung. SooYan hanya membiarkan Dae Woong membawanya.

Di panggung, ada HyeKi dan Ryeowook yang berdiri di dekat piano. HyeKi kelihatannya sedang tegang. Memang begitulah wataknya, dia gampang merasa tertekan. SooYan buru-buru mendekati mereka sebelum HyeKi menangis.

“Ada apa?” tanyanya sambil memegang pundak HyeKi.

HyeKi diam, tapi Ryeowook menjawab pertanyaan SooYan. “Para penari latar agak susah diatur, HyeKi jadi ngambek karena mereka,” jelas Ryeowook.

SooYan hanya menggeleng dan bicara dengan para penari latar, lalu latihan kembali dimulai. Sementara HyeKi yang masih cemberut duduk di pojokan panggung, menghindari tatapan orang-orang. Lalu tiba-tiba Yesung muncul sambil tersenyum ceria. Tapi senyumnya langsung menghilang saat melihat raut wajah mendung HyeKi.

“Kenapa dia?” tanya Yesung sambil menyenggol SooYan.

SooYan mendelik. “Buat apa kau bertanya? Darimana saja kau?” tanya SooYan galak.

“Kau marah padaku?” Yesung terkekeh.

SooYan balik badan dan meninggalkan Yesung begitu saja. Bagaimana mungkin Yesung begitu tidak peka pada perasaannya. SooYan jengkel sekali. SooYan berniat menjauhinya agar Yesung cepat sadar akan perasaannya.

* * *

SooYan benar-benar menjauhi Yesung selama beberapa hari berikutnya. Posisi Yesung sekarang digantikan oleh Seung Gi. Sekarang mereka makan siang berempat, minus Yesung dan ditambah Seung Gi. HyeKi dan Ryeowook tidak berkomentar apa-apa atas hubungan SooYan-Seung Gi yang semakin dekat.

Dan makan siang kali ini, tiba-tiba Yesung muncul. Bergabung dengan mereka berempat, tapi dengan cepat SooYan mengatakan dia sudah selesai makan siang dan bergegas pergi dari kantin diikuti Seung Gi.

“Kenapa dia?” tanya Yesung pada HyeKi dan Ryeowook.

“Oh, entahlah,” jawab HyeKi sambil mengemut sumpitnya.

“Yesungie, kau baik-baik saja kan dengan SooYan?” tanya Ryeowook.

“Tentu saja, aku dan dia baik-baik saja,” jawab Yesung bingung.

“Aigoo~ aku pikir SooYan jadian dengan Seung Gi sekarang,” tukas HyeKi kesal. “Ayo Wookie, kita kembali ke kelas, masih banyak yang harus kita kerjakan,” ujar HyeKi sambil menarik Ryeowook berdiri dan menyeretnya keluar kantin. Meninggalkan Yesung sendiri dengan kebingungannya.

* * *

Latihan drama musikal sore ini sedikit ricuh. Salah satu kardus yang berisi properti menghilang. Tidak ada yang tahu kemana kardus itu menghilang. Semua orang menyalahkan SooYan sekarang. Jelas, karena dia penanggung jawab properti.

“Aku sudah bilang, aku sudah mengeceknya kemarin dan karduus itu masih ada. Aku sudah menempelkan stiker drama kita, mana aku tahu kalau tiba-tiba hilang,” ujar SooYan pada semua orang.

Tepat saat itu HyeKi, Ryeowook, Yesung dan Seung Gi tiba di tempat kejadian.

“Ada apa ini?” tanya HyeKi.

“Salah satu kardus properti kita hilang,” jawab salah satu kru.

“Lalu apa hubungannya dengan SooYan?” tanya Seung Gi.

“Dia ‘kan penangungg jawab properti, harusnya dia bertanggung jawab,” jawab Minna angkuh.

HyeKi memutar bola matanya. “SooYan selalu mengeceknya setiap hari, harusnya kalian tidak menyalahkannya. Cari di sekeliling aula, siapa tahu menyelip,” balas HyeKi tajam.

“Apa ada yang menjamin SooYan mengeceknya setiap hari?” tanya Minna lagi, berusaha memojokkan SooYan. SooYan mendelik menatap Minna, dia tahu Minna menyukai Seung Gi dan fakta bahwa SooYan sering bersama Seung Gi sekarang membuat Minna kesal.

“Aku,” jawab Seung Gi, “aku selalu membantunya mengecek kardus-kardus itu,” tambahnya.

Yesung yang sedari tadi hanya diam tercengang. Bagaimana mungkin SooYan mengeck kardus-kardus itu bersama Seung Gi, padahal seharusnya itu tugasnya bersama SooYan.

“Lihat, masalahnya selesai kan. Semua kru bertanggung jawab mencari kardus itu, kalau tidak ditemukan kita akan membuat propertinya lagi bersama-sama,” Ryeowook menutup permasalahan itu dan seluruh kru membubarkan diri. Hanya SooYan, Seung Gi, Yesung, HyeKi dan Ryeowook yang ada di situ.

“Aku ingin bicara denganmu,” Yesung memegang tangan SooYan.

“Tidak perlu. Aku bisa menyelesaikan masalahku sendiri,” SooYan menepis tangan Yesung dan meninggalkan belakang panggung.

Brukk! Tiba-tiba Seung Gi memukul Yesung tepat di pipinya, sebelum HyeKi dan Ryeowook sadar dan bisa mencegahnya.

“Kau,” geram Seung Gi marah, “tinggalkan dia kalau kau Cuma bisa menyakitinya,” Seung Gi bergegas meninggalkan belakang panggung dan menyusul SooYan.

“Cish, kali ini aku tidak akan ikut campur. Kau menyia-nyiakan terlalu banyak kesempatan Yesung ah. Kau mungkin memang ksatria SooYan, tapi SooYan sekarang sudah memiliki black knight. Kau tahu siapa kan?” HyeKi menepuk bahu Yesung dan menarik Ryeowook pergi dari situ.

Yesung masih terpaku pada kata-kata HyeKi, mencernanya pelan-pelan dalam otaknya. “Arrrgh!!” Yesung meninju tembok. SooYan dan Seung Gi? Black Knight? Yesung merutuk dalam hati. Dia punya alasan mengapa dia meninggalkan SooYan belakangan ini.

-FIN-

AAAAH, FINnya sampe disini dlu yaaa. ada yg bisa nebak Yesung mw ngapain? kk~

Semoga Part selajutnya tidak bertambah galau, hehe

FYI, Black Knight itu orang yang rela berkorban untuk seseorang, misalnya si Seung Gi ngebelain SooYan. Gtuu

Babaiii, wait for next part!!

*This post is protected by ©qL_fiction*

Advertisements

2 thoughts on “.:SungYan Couple Series:. SooYan’s Black Knight

  1. author, ige mwoya?
    knp tak ad poster a.k.a banner utk crita ini?
    sdgkaan hide series chapter 2 ad.
    aigoo yaa~
    hiks, T.T

    Like

Your Review, Please....?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s